Bonda..

mega nan cerah
kelam tiba-tiba
itu tandanya
ada bencana
saat itu ku sendirian di sisi
kubur bonda sunyi dan sepi
masih terngiang
kata-kata nasihat
pedoman dan belaian kasih bonda
tapi kini bonda telah pergi
perginya tiada kembali

sewaktu mula ku
melankah dewasa mencari ilmu
tugas utama
ku merantau jauh meninggalkan bonda
akan ku tunaikan hajatmu bonda
tapi di dalam menghadapi cabaran
ku terlupa tugas ku di rantauan
apakah makan minum mu terjaga
adakah nasib mu terbela

oh Tuhan ampunkan dosa ibuku
masukkan ia ke dalam jannahmu
selamatkan ia dari nerakamu
terangi kuburnya dengan sinarmu
sedih nya hatiku
dibuai mimpi mu
hatiku di alun kecewa dan sengsara
dosaku ibarat air di lautan
hidupku sebagai anak durhaka

oh bonda ampukan kesalahanku
tak tersengaja
ku mengasarimu
hatiku kesal tiada terkira
kau pergi didalam kecewa
tidak ku tertahan
menanggung seksaan
setelah kau tiada
dugaan yang mendatang
ampuni dosaku
redhakan hidupku
kau lah mithali pedomanku

sayu mengenang
saat manis itu
tangan bonda
mengusap pipiku
terpancar senyuman di wajah bonda
agar anak nya beroleh jaya
didikan Islam diberi sempurna
walaupun tanpa suami tercinta
yang telah terkorban kerna ilahi tabah menghadapi hidup yg sunyi..

Advertisements
2 comments
  1. lan said:

    lagu yang mengusik jiwa……….

    • lasiaf87 said:

      semoga jiwa yang terusik itu, bangkit untuk lebih beramal berbekalkan jiwa yang baru; jiwa yang lebih baik. amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: