Jiwa menenangkan hati..

jangan ditanyakan perasaanku..
kelak kau terlihat satu yang kau tak mampu..
sedangkan aku yang menanggung pedihnya itu..
apakah pada fikiranmu ia lebih berat dari itu..

sudahlah apa yang berlalu..
sungguh, telah ku pasrahkan hatiku..
pedih perasaan bagai sudah lali untukku..
parah hati ini, aku sendiri ingin tahu..

untung aku punya Tuhan Yang Satu..
tempat aku berserah dan bersandar segala sesuatu..
telah ku pasrahkan segala yang berlaku..
kerna takdirNya lebih dahulu di depanku..

hakikat hamba itu..
dia tunduk tidak mempersoalkan sesuatu..
bila ditetapkan sesuatu itu berlaku..
tidak disoalkan mengapa begitu..

sedang hati ini meronta-ronta ingin diberitahu..
pedih melihat bagaimana ia berlaku..
tepat di depan mata segalanya berlalu..
bagai aku tiada dalam pentas segala yang berlaku..

hakikat hidup ini Dia lebih tahu..
apakah aku insan kerdil ingin berlagak tahu?..
mengapa aku cuba menidakkan sesuatu..
apakah aku lebih tahu?..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: