Epilog seorang pejuang..

Tika senja melabuh layarnya,
Kicauan burung sayup kedengaran,
Terpaku diri mengimbau semula,
Erti sebuah perjuangan..

Arus hidup yang penuh kepalsuan,
Deruan ombak badai kesesatan,
Terdampar diri asing tersisih..

Hakikat hidup bak roda berputar,
Seringkali kita terkeliru,
Oleh dunia yang menipu,
Oh Tuhanku, itulah diriku..

Ku menyedari siapa diri ini,
Mengharap menanti kejayaan di dalam hidup,
Tanpa pengorbanan..

Di kala rembulan mengambang indah,
Cahayanya menerang kegelapan,
Tika itulah ku menangis gundah,
Terkenangkan kesilapan..

Bagaikan musafir kehilangan punca,
Melangkah kaki pasrah dan berserah,
Menyerah diri tawakkal berusaha..

Dan kini ku akur pada hakikat,
Suka dan duka dalam perjuangan,
Perlu ketabahan dan kekuatan,
Keteguhan hati berlandas iman..

Epilog hidup seorang pejuang,
Mengharung mehnah dan ujian,
Berjuanglah dan terus berkorban..

Tika mentari memancar sirna,
Bumi bertuah menyambung usia,
Dalam segala kesuraman untukku terus berjuang..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: