Virus-virus ukhuwah..

– dipetik daripada lawan web Dakwah.Info dalam artikel bertajuk Virus-virus Ukhuwah

Seorang sahabat adalah manusia.. dia itu dirimu.. hanya saja dia adalah orang lain..

Sekilas lalu, virus-virus ukhuwah ini adalah seperti berikut:

1) Tamak akan kenikmatan dunia

“Dan janganlah engkau menujukan pandangan kedua matamu dengan keinginan kepada apa yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka yang kafir itu menikmatinya, yang merupakan keindahan kehidupan dunia ini, untuk Kami menguji mereka padanya; sedang limpah kurnia Tuhanmu di akhirat lebih baik dan lebih kekal.”

(Surah Thaha [20]:131)

“Seseorang di antara kamu tidak beriman dengan sempurna kecuali setelah mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya.”

(Hadith Nabi)

2) Lalai menjalankan ibadah dan melanggar tuntutan agama

“Tidaklah dua orang yang saling berkasih sayang kerana Allah berpisah, kecuali disebabkan oleh dosa yang dilakukan oleh salah seorang di antara keduanya.”

(Hadith Nabi)

tidakkah kau tahu; kadang air itu busuk baunya
walau warnanya tetap putihjernih

(Syair Arab)

“..agar mencintai seseorang, ia tidak mencintainya kecuali kerana Allah.”

 

(Hadith Nabi)

3) Tidak santun dalam berbicara

  • suara tinggi / kata-kata kasar

“Dan sederhanakanlah langkahmu semasa berjalan, juga rendahkanlah suaramu (semasa berkata-kata), sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keldai.”

(Surah Luqman [31]:19)

  • tidak mendengar sarannya, enggan menatapnya ketika bicara atau memberi salam, tidak menghargai keberadaannya
  • bergurau secara berlebihan

kelembutan adalah anugerah
ucapan paling baik adalah kejujuran
sedang bergurau secara berlebihan
merupakan kunci segala permusuhan

(Syair Arab)

  • sering mendebat dan membantah

“Sesungguhnya orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang sangat keras kepala dan selalu membantah.”

(Hadith Nabi)

  • kritikan keras yang melukai perasaan

4) Sikap acuh

“Dan orang-orang (Ansar) yang mendiami negeri (Madinah) serta beriman sebelum mereka, mengasihi orang-orang yang berhijrah ke negeri mereka dan tidak ada pula dalam hati mereka perasaan berhajatkan apa yang telah diberi kepada orang-orang yang berhijrah itu dan mereka juga mengutamakan orang-orang yang berhijrah itu lebih daripada diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam keadaan kekurangan dan amat berhajat dan (ingatlah), sesiapa yang menjaga serta memelihara dirinya daripada dipengaruhi oleh tabiat bakhilnya, maka merekalah orang-orang yang berjaya.”

(Surah al-Hasyr [59]:9)

  • rindu, kedekatan, dan kehangatan perasaan adalah ibarat bahan bakar yang menyalakan ukhuwah abadi, menambah gelora semangat, dan meringankan segala beban yang ditanggung.

aku hairan, mengapa selalu merindukan mereka
menanyakan keadaannya kepada setiap orang yang ku temui
padahal mereka di sini bersamaku
mataku mencari mereka ke sana kemari
padahal mereka ada di dekat pelupuknya
hatiku bergejolak merindukan mereka
padahal mereka ada di antara tulang rusukku

(Syair Arab)

sekalipun wajahku tak dapat menatapmu lagi
namun cinta dan ukhuwah tidak akan pernah sirna
aku tidak akan berhenti memujimu
dari kejauhan, bersama untaian doa
jiwaku akan selalu merindukanmu
bersua bersama penuh ketulusan dan cinta

(Syair Arab)

jiwanya adalah jiwaku, jiwaku adalah jiwanya
hasratnya adalah hasratku, hasratku adalah hasratnya

(Syair Arab)

5) Mengadakan perbicaraan rahsia

“Sesungguhnya perbuatan berbisik (dengan kejahatan) itu adalah dari (hasutan) Syaitan, untuk menjadikan orang-orang yang beriman berdukacita; sedang bisikan itu tidak akan dapat membahayakan mereka sedikitpun melainkan dengan izin Allah; dan kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman berserah diri.”

(Surah al-Muajdilah [58]:10)

“Jika kamu bertiga, maka janganlah dua di antara kamu membuat perbicaraan rahsia tanpa melibatkan yang lain, kerana perbuatan itu dapat membuatnya sedih.”

(Hadith Nabi)

6) Keras kepala, enggan menerima nasihat dan saranan

“Cukuplah seseorang dinyatakan buruk, jika ia mengejek saudaranya sesama Muslim.”

(Hadith Nabi)

7) Sering membantah, berbeza sikap dan hobi, bersikap sombong dan kasar

“Ruh-ruh itu bagaikan bala tentera, jika mereka saling kenal, maka akan bersatu. Namun jika tidak saling kenal, maka akan berselisih.”

(Hadith Nabi)

8 ) Memberi teguran di depan orang lain

  • penyebab cepat pudarnya rasa cinta dan mudah menanam bibit-bibit permusuhan.

9) Sering menegur, tidak toleran, cenderung kepada pemikiran negatif, enggan memaafkan

terimalah sahabatmu dengan segala kekurangannya
sebagaimana kebaikan mesti diterima walau kecil wujudnya
terimalah sahabatmu kerana jika ia menyakiti
lain kali ia membahagiakan

(Syair Arab)

“Siapa mencari sahabat tanpa cacat, nescaya sepanjang hidupnya tidak mendapat sahabat.”

(kata-kata Fudhail bin ‘Iyadh)

“Seorang suami yang Mukmin tidak akan memarahi isterinya yang Mukminah, apabila ia tidak suka terhadap sebagian perangai isterinya, maka ia akan menyukai perangainya yang lain.”

(Hadith Nabi)

jika tak menegur bererti tiada cinta
cinta tetap bertahan selama ada teguran

(Syair Arab)

banyak yang tinggal jauh
namun ia dekat dihati
banyak orang yang tinggal berdekatan
namun hatimu tak mampu menyukai
apalah erti jauh dan dekat
melainkan hanya permasalahan nurani

(Syair Arab)

10) Mudah percaya terhadap hasutan orang yang-orang yang mengadu domba dan memendam dengki

  • orang-orang yang dipertemukan oleh Allah dalam sebuah jalinan ukhuwah harus yakin bahawa satu sama lainnya saling mencintai dengan penuh ketulusan yang muncul dari nurani yang paling dalam. Hubungan yang tulus seperti itu tidak mungkin dapat tersentuh oleh tangan-tangan dengki, apalagi sampai dapat dihancurkan

“Dan (Dialah) yang menyatu-padukan di antara hati mereka (yang beriman itu). Kalaulah engkau belanjakan segala (harta benda) yang ada di bumi, nescaya engkau tidak dapat juga menyatu-padukan di antara hati mereka, akan tetapi Allah telah menyatu-padukan di antara (hati) mereka. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.”

(Surah al-Anfal [8]:63)

11) Membuka rahsia

  • jadikanlah semua yang anda ketahui tentang dirinya sebagai amanat yang tidak boleh dibuka kecuali jika dia mengizinkan

12) Mengikuti prasangka

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari sangkaan (supaya kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) kerana sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa…”

(Surah al-Hujurat [49]:12)

“Orang Mukmin selalu mencari alasan agar boleh memaafkan, sementara orang munafik selalu mencari cari kesalahan.”

(Kata-kata Ibnul Mubarak)

13) Mencampuri masalah peribadi

DI antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berguna baginya.”

(Hadith Nabi)

14) Egois, sombong, tidak simpati dengan penderitaan saudara, dan tidak memperhatikan masalah serta keperluan-keperluannya

“Siapa yang mencukupi keperluan saudaranya, nescaya Allah mencukupi keperluannya. Siapa yang menolong seorang Mukmin dari suatu kesusahan, nescaya Allah akan menolongnya dari salah satu kesusahan pada hari kiamat. Siapa yang menutupi aib seorang Muslim, nescaya Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat.”

(Hadith Nabi)

setiap sahabat selalu dekat di kala senang
namun sahabat sejati adalah yang tetap menemani
ketika penderitaan menimpa

(Syair Arab)

15) Menutup diri, berlebihan, membebani, dan menghitung hitung kebaikannya kepadamu

  • carilah sahabat yang akan kau beri ketulusan dan hak hak ukhuwah, bukannya yang kau harapkan menerima sesuatu darinya

16) Enggan mengungkapkan perasaan cinta, menunjukkan tanda-tanda atau hal-hal yang dapat menyuburkannya, dan enggan membela sahabat ketika disebut aibnya

“Jika seseorang mencintai saudaranya, maka kabarkanlah bahawa ia mencintainya.”

(Hadith Nabi)

17) Melupakannya kerana sibuk mengurusi orang lain dan kurang setia

“Orang yang tidak boleh membuktikan cintanya kepada sahabat lama tidak akan mampu membangun cinta dengan sahabat baru.”

(Pepatah Arab)

18 ) Suka menonjolkan kelebihan peribadi, mencari muka di depan mad’u, dan ingin menguasai mad’u dengan cara menunggangi sahabat

  • jika seorang da’ie mendermakan dakwahnya hanya untuk Allah semata, bukan untuk kepentingan peribadi, masalah-masalah biasa tidak akan berubah menjadi masalah besar atau malapetaka

19) Mengingkari janji dan kesepakatan tanpa alasan yang kuat

“Tanda tanda munafik ada tiga; jika berkata dia berdusta, jika berjanji dia mengingkari, dan jika diberi amanah, dia mengkhianati.”

(Hadith Nabi)

20) Selalu menceritakan perkara yang membangkitkan kesedihannya dan suka menyampaikan berita yang membuatnya resah

21) Terlalu cinta

“Cintailah kekasihmu sesederhana mungkin, siapa tahu ia menjadi musuhmu pada suatu saat nanti. Dan bencilah musuhmu sesederhana mungkin, siapa tahu ia menjadi sahabat dekatmu pada suatu saat nanti.”

(Hadith Nabi)

insyaAllah, seizinnya.. mari kita muhasabah diri.. kerana sesungguhnya, tahap terendah adalah untuk berlapang dada sesama kita.. dan tingkat tertinggi pula, adalah untuk melebihkan mereka, lebih dari diri kita sendiri..

– dipetik daripada lawan web Dakwah.Info dalam artikel bertajuk Virus-virus Ukhuwah

1 comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: